Achie

Archive for Oktober, 2009|Monthly archive page

The Ugly Truth

In Film on Oktober 11, 2009 at 12:59 pm

ugly-truth

Tanpa banyak basa-basi, Mike Chadway (Gerard Butler) membawakan sebuah talkshow yang membahas tentang hubungan pria dan wanita. Jauh dari kesan jaim, Mike sangatlah vulgar dalam memberikan opini, bahkan setting talkshow-pun dibuat seadanya seperti ruang kerja laki-laki yang berantakan dan seadanya. He’s a bad boy yang tidak malu menelanjangi para penelpon dengan pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan, dan sebagian besar dinilai agak merendahkan martabat wanita. Hingga akhirnya Ia menandatangani kontrak untuk menjadi host dalam acara berita yang diproduseri oleh Abby Richter (Katherine Heigl), si pribadi perfeksionis dan kaku yang mengidamkan laki-laki dengan ciri-ciri yang diejek sebagai ciri-ciri ‘Gay’ oleh Mike. Perbedaan mereka yang kontras membuat Abby selalu naik pitam. Dari sinilah plot The Ugly Truth berkembang. Kedekatan Mike dan Abby dalam pekerjaan, yang dimana lebih banyak kontra daripada pro-nya, mewarnai narasi film ini.

Film ringan yang sangat menghibur, durasinya yang pendek memang terasa namun rangkaian dialog konyol dan scene-nya yang komikal konstan membuat penonton terhibur dari awal sampai akhir film. Bila dipanjangkan lagi, ceritanya pasti akan terasa bertele-tele.

The Ugly Truth yang menjadi pesan utama film ini, disampaikan dengan vulgar oleh Mike Chadway dalam perannya sebagai host. Ia jenis lelaki yang percaya, bahwa fisik wanita sangat menentukan keberhasilan mereka dalam mendapatkan jodoh. Wanita harus misterius sekaligus menggoda, mereka harus menggunakan ‘aset’ fisik mereka untuk menggaet laki-laki, yap begitulah saran Mike kepada para penonton setianya. Menyenangkan mendengar celotehannya yang kasar namun pada saat yang sama very true. Sementara itu, Abby yang mengagungkan keajaiban feeling dan naluri, menolak mentah-mentah idealisme Mike.

Akting Katherine Heigl mengungguli Gerard Butler di film ini, jauh dari perannya sebagai dokter di Grey’s Anatomy, Katherine sukses memainkan peran sebagai seorang wanita urban yang control freak dan perfeksionis. Ia cocok memainkan peran-peran ringan seperti ini, seperti perannya dalam film komedi romantis 27 Dressess.

Kesimpulan saya, film ini cukup menyenangkan. Tidak ada salahnya menyempatkan sedikit waktu di malam hari setelah kerja untuk menontonnya bersama teman atau pasangan kita.

Iklan